» » » Pemkot Tomohon Raih Penghargaan Pastika Parahita

Tomohon,RedaksiManado.Com~Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Tomohon berupa penghargaan Pastika Parahita, yang diserahkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr Anung Sugihantono M Kes dan diterima oleh Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, di Aula Siwabessy Jakarta Selatan, kemarin kamis (31/5/18).

Jenis penghargaan yang diserahkan ada berbagai jenis yaitu kategori 1 Pastika Parama yakni daerah yang  sudah memiliki Perda KTR dan sudah mengimplementasikannya, kategori 2 Pastika Parahita yakni daerah yang sudah memiliki Perda KTR tapi belum melaksanakannya secara optimal, dan kategori 3 Paramesti bentuk penghargaan kepada daerah yang memiliki Perwako kaitan dengan KTR.
Untuk Kota Tomohon menerima penghargaan kategori 2 atau Pastika Parahita.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak melalui Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan usai kegiatan mengatakan bahwa penghargaan ini sebagai wujud keberhasilan serta merupakan bentuk sinergitas Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dalam mendukung program Pemerintah Pusat kaitan dengan program Germas hidup sehat dalam kebijakan Kawasan Tanpa Rokok yang merupakan Instruksi Presiden RI Joko Widodo.

"Walaupun program ini belum diimplementasikan sepenuhnya, tapi kedepan program ini akan dioptimalkan, kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon marilah kita sukseskan program ini", kata Sompotan. Penghargaan diserahkan disela kegiatan sosialisasi pengendalian tembakau untuk masyarakat sekaligus dalam rangkaian acara puncak hari tanpa tembakau sedunia tahun 2018.

Ikut mendampingi Wawali SAS, Kadis Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr Deesje Liuw M Biomed bersama jajarannya.**(abd5005)

Elthon Abud , 6/02/2018

Penulis: Elthon Abud

RedaksiManado.Com : Situs Media Online yang menyajikan berita secara umum baik Internasional, Nasional dan Khususnya di Sulawesi Utara
«
Berikutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar: