» » » Kerjasama Dengan TNI Pemkab Minut Cetak Sawah 150 Ha


MINUT, RedaksiManado.Com - Kementrian Pertanian bekerjasama dengan TNI lakukan cetak sawah baru sebagai komitmen program Nawacita dari Presiden RI Ir. Jokko Widodo dalam bidang ketahanan pangan Nasional. Untuk itu, Korem santiago dan Dinas Pertanian pertenakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dari Dinas Pertanian Minut mendapat realisasi cetak sawah seluas 150 Hektar yang tersebar di 6 Kecamatan dan 13 Desa yang tersebar di Kabupaten Minut. Sebagian sudah dilaksanakan panen jelang bulan Januari-Mei 2018.

Dalam cetak sawah baru ini dihadiri langsung Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mengatakan, Cetak sawah ini sangat membantu masyarakat dan terima kasih kepada Kodim 1310 Bitung-Minut telah melakukan program ini, Jumat (8/6).

“Desa Paslaten ini luar biasa. Tanah-tanah di Minut diberkati Tuhan. Makanya, saya (bupati,red) menganjurkan kepada masyarakat, harus bersyukur kepada Tuhan karena tanah di Minut begitu subur, “ujar Bupati VAP.

Sementara itu, Dandim Bitung-Minut Letkol Inf Kusnandar Hidayat menjelaskan, kalau di Minut kami bekerjasama dengan Dinas Pertanian Minut. “Kita sebagai TNI mendukung program ketahanan pangan ini. Sehingga hari ini kita lakukan panen perdana di Desa Paslaten sekitar 6 hektar, “terang Dandim Kusnandar.

Disamping itu, Kadis Pertanian Minut Ir. Jan Sinaulan mengatakan, cetak sawah akan dilakukan pada bulan Juli mendatang. “Program cetak sawah baru merupakan full bantuan, dimana petani selain lahan akan menerima bantuan seperti benih dan pupuk. Satu hektar cetak sawah menghasilkan hampir 6 ton gaba kering atau kurang lebih 2.6 ton beras, ” kata Sinaulan.

Kadis Pertanian juga mengharapkan petani di Minut dapat mengelola secara maksimal lahan sawah demi meningkatkan produksi beras secara Nasional dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga petani. (AL)

Redaksi manado 2017 , 6/08/2018

Penulis: Redaksi manado 2017

RedaksiManado.Com : Situs Media Online yang menyajikan berita secara umum baik Internasional, Nasional dan Khususnya di Sulawesi Utara
«
Berikutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar: