» » » » » Penatua Vicky Lumentut Pimpin Ibadah Pengucapan Syukur Kota Tomohon di Jemaat GMIM PNIEL Kakaskasen

TOMOHON, RedaksiManado.Com - Walikota Manado yang juga Ketua Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) memimpin ibadah pengucapan syukur Kota Tomohon di Jemaat GMIM PNIEL Kakaskasen Tomohon, Minggu (12/08) pagi tadi.

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab I Samuel 20 ayat 1 sampai 17, Penatua Vicky Lumentut mengingatkan jemaat tentang pentingnya kesetiaan yang tulus dalam suatu persahabatan. "Bacaan Alkitab minggu yang berjalan ini mau memberikan kepada contoh dan teladan persahabatan sejati antara Daud dan Yonatan. Dimana, Daud adalah orang yang dicari-cari Raja Saul untuk dibunuh, sedangkan Yonatan merupakan anak dari Raja Saul. Inilah persahabatan yang sejati tanpa diembel-embeli kepentingan sesaat," jelas Penatua Vicky Lumentut. 
 
Dikatakan, kisah persahabatan antara Daud dan Yonatan sering bertolak belakang dengan kehidupan dimasa sekarang ini. "Terkadang dalam kehidupan kita, persahabatan terjadi karena ada kepentingan. Sehingga, banyak persahabatan yang tidak tulus berakhir dengan pengkhianatan. Kita harus belajar dari kisah Daud dan Yonatan dalam bacaan Alkitab kita ini," tukas Ketua PKB Wilayah Manado Malalayang Barat itu.

Olehnya, dalam perayaan pengucapan syukur Kota Tomohon, Penatua Vicky Lumentut mengajak Jemaat GMIM PNIEL Kakaskasen untuk terus memupuk kehidupan yang saling menopang satu dengan yang lain. "Ditengah suasana pengucapan syukur Kota Tomohon saat ini, saya mengajak Jemaat sekalian untuk mengedepankan persahabatan yang sejati dengan saling menolong, saling menopang diantara sesama jemaat dan masyarakat Kota Tomohon," tandas Penatua Vicky Lumentut. 
 
Dalam kesempatan itu pula, selaku Ketua Komisi Pelayanan PKB Sinode GMIM, Penatua Vicky Lumentut mengingatkan anggota PKB Jemaat GMIM PNIEL Kakaskasen untuk menjadi terdepan dalam pelayanan GMIM. "Saya mengingatkan dan mengajak teman-teman Pria Kaum Bapa untuk menjadi pelopor, sebagai imam, Nabi dan Raja ditengah keluarga agar SIAP BersaTu yang artinya Selalu Ingin Ada Perubahan Bersama Tuhan," pungkas suami tercinta Rektor Universitas Negeri Manado Prof DR Julyeta PA Runtuwene MS DEA. 
 
Tampak hadir dalam ibadah syukur tersebut, Sekda Kota Manado DR Peter KB Assa, Legislator Sulut James Karinda SH, staf khusus walikota Drs Arie Turangan, dan Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM PNIEL Kakaskasen Tomohon Pdt Royke Kaunang STh.**(Nal)

Redaksi manado 2017 , , , 8/12/2018

Penulis: Redaksi manado 2017

RedaksiManado.Com : Situs Media Online yang menyajikan berita secara umum baik Internasional, Nasional dan Khususnya di Sulawesi Utara
«
Berikutnya
Posting Lebih Baru
»
Sebelumnya
Posting Lama

Tidak ada komentar: